Selasa

Menginstall Active Directory, Setting Domain Controller dan Sharing Folder di Windows Server 2003

1. Ketikkan dcpromo di run command
2. Akan muncul Active Directory Installation Wizard > pilih Domain Controller for a New Domain > klik next
3. Pilih Domain in new forest > klik next
4. masukkan nama dns > ex : rasyid.com
5. pada Domain NetBIOS >langsung klik next aj
6. Pilih Install and configure Dns server on this computer, and set ... > klik next
7. masukan password untuk recovery. harus beda dengan password admin > next
8. untuk database dan log folder pilih default saja > klik next
9. kemudian biarkan sysvol nya juga secara default > next
10. pilih permission yang atas agar anonymous user juga dapat bergabung > next
11. proses installasi telah selesai di setting dan berjalan
12. setelah selesai dapat di restart
13. pada saat LOGIN pilih Option dan pilih domain RASYID yang tadi sudah di buat
ni contoh hasilnya : all program > administrative tool > active directory user and computer

Sharing Folder


Konfigurasi DHCP Server di Ubuntu 9.10

Server DHCP (Dynamic Host Control Protocol) berfungsi untuk memberikan alamat IP secara otomatis pada setiap komputer klien yang terhubung ke suatu jaringan komputer. Hal ini dilakukan untuk mengurangi konfigurasi secara manual pada setiap komputer sehingga meringankan dalam pengaturan pengalamatan pada suatu jaringan komputer.

Berikut ini Adalah langkah2 konfigurasinya di ubuntu 9.10 :

1. Install Server DHCP
> Lewat terminal / synaptic package manager
Terminal : sudo apt-get install dhcp3-server

2. Mengkonfigurasi Server DHCP
> gksudo gedit /etc/default/dhcp3-server
cari INTERFACES=” " ganti dengan INTERFACES=”eth0″ > simpan dan keluar
Selanjutnya edit file dhcpd.conf :
saya menggunakan konfigurasi jaringan sebagai berikut :
subnet Mask; 255.255.255.128
IP range : 192.168.0.3 - 192.168.0.126
subnet ID : 192.168.0.0
broadcast address: 192.168.0.127
gateway : 192.168.0.1

gksudo gedit /etc/dhcp3/dhcpd.conf
cari bagian ini:

# A slightly different configuration for an internal subnet.
#subnet 10.5.5.0 netmask 255.255.255.224 {
# range 10.5.5.26 10.5.5.30;
# option domain-name-servers ns1.internal.example.org;
# option domain-name “internal.example.org”;
# option routers 10.5.5.1;
# option broadcast-address 10.5.5.31;
# default-lease-time 600;
# max-lease-time 7200;
#}

ganti dengan :

# A slightly different configuration for an internal subnet.
subnet 192.168.0.0 netmask 255.255.255.128 {
range 192.168.0.3 192.168.0.126;
option domain-name-servers 202.182.57.14;
option domain-name “okeoke.com”;
option routers 192.168.0.2;
option broadcast-address 192.168.0.127;
default-lease-time 600;
max-lease-time 7200;
}

simpan dan keluar

3. Restart : sudo /etc/init.d/dhcp3-server restart